Halaman

SELAMAT DATANG DI COPY PASTE. SILAHKAN BOOKMARK BLOG INI DENGAN MENEKAN CTRL+D. ---www.copypaste1989.blogspot.com---

Selasa, 29 Maret 2011

7 Dampak Negatif Minuman Bersoda


Soda adalah minuman yang terkenal. Soda dipopulerkan salah satu produsen minumen dari Amerika yang telah beroperasi dari tahun 1800-an. Saat ini, soda sudah menjadi salah satu pilihan minuman ringan yang disukai orang. Meski rasanya enak, Anda harus hati-hati karena ternyata terlalu banyak minum minuman jenis ini berisiko merusak kesehatan.

Nah apa aja resiko saat minum-minuman bersoda berlebihan

1.Tidak menyehatkan.
Soda terdiri dari fruktosa dan gula. Kalori yang dikandung sekaleng minuman itu 2% lebih banyak dari yang seharusnya diperoleh dalam satu hari oleh manusia berusia di atas usia 2 tahun. Anda harus paham bahwa soda umumnya tidak mengandung vitamin, mineral, serat, maupun protein. Jadi biarpun mengenyangkan, soda sama sekali tidak menyehatkan.
2.Dapat merusak pankreas dan menimbulkan diabetes.
Minum soda dalam keadaan perut kosong (misalnya setelah berpuasa atau waktu bangun tidur di pagi hari) juga harus dihindari. Sirup dengan kadar fruktosa tinggi, soda, dan pemanis buatan yang terdapat dalam minuman soda dapat merusak pankreas Anda, yang menyebabkan meningkatknya kadar insulin dalam tubuh dan meningkatkan berat badan. Jika kebiasaan ini diteruskan, lama-lama Anda akan mengidap penyakit diabetes.
Penelitian membuktikan bahwa perempuan yang mengonsumsi soda lebih dari satu kaleng perhari memiliki risiko dua kali terkena diabetes tipe dua dalam jangka waktu 4 tahun ke depan, dari pada mereka yang mengonsumsi kurang dari satu kaleng perhari.

3.Rawan osteoporosis.
Asam phosphoric dalam minuman bersoda pun berpotensi mengikis tulang. Pengikisan tulang tersebut membuat Anda jauh lebih cepat terkena osteoporosis.

4.Berakibat buruk pada saluran pencernaan (mulut, kerongkongan, dan ulu hati).
Campuran pada soda membuat perut Anda menjadi kembung dan mengakibatkan cairan lambung naik ke kerongkongan, sehingga ulu hati menjadi nyeri dan menimbulkan masalah bagi mulut�antara lain menyerang email dan membuat gigi jadi sensitif. Minuman yang satu ini juga bisa merusak otot kerongkongan, 'pintu' yang menghalangi cairan asam lambung naik ke kerongkongan.

5.Pemicu sindrom metabolik.
Sindrom metabolik adalah kumpulan faktor risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes yang termasuk di dalamnya obesitas, tekanan darah tinggi, peningkatan trigliserida, rendahnya kolesterol baik (HDL), dan peningkatan gula darah. Orang yang minum satu kaleng atau lebih soda rendah kalori dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik sebanyak 50-60%.

6.Bisa menimbulkan kerusakan sel yang serius.
Mengkonsumsi minuman bersoda dapat menyebabkan kerusakan sel yang serius. Sodium benzoat yang biasa terdapat dalam minuman bersoda memiliki kemampuan mengubah bagian penting dari DNA seseorang. Gangguan serupa ini biasanya terkait dengan proses penuaan dan penyalahgunaan alkohol. Sodium benzoat, yang berasal dari benzoic acid, telah digunakan selama bertahun-tahun oleh industri minuman karbonat untuk mencegah pertumbuhan jamur dalam industri minuman ringan. Tapi, prakteknya, bahan tersebut dicampur dengan vitamin C, sehingga sodium benzoat pun berubah menjadi kandungan karsinogenik yang disebut benzene. Bahan-bahan kimia tersebut memiliki kemampuan menimbulkan kerusakan pada DNA yang ada di mitokondria.

7.Merusak ginjal.
Minuman soda yang mengandung asam fosfor ditengarai menjadi penyebab munculnya batu yang mengakibatkan penyakit ginjal. Mereka yang meminum lebih dari dua kaleng soda dalam sehari berisiko dua kali lipat terkena penyakit ginjal kronis. Asam fosfor mempunyai kemampuan menarik kalsium dari tulang. Residu ini kemudian berkumpul di ginjal dan menjadi batu yang berakibat gagal ginjal. Selain itu, semua kandungan kalsium yang terkikis tersebut berakumulasi di dalam pembuluh arteri, pembuluh vena, jaringan kulit, dan organ-organ tubuh. Inilah yang mempengaruhi fungsi ginjal (terlalu berat bagi ginjal untuk mengolah tumpukan kalsium dalam jumlah besar).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...